April 12, 2026

Bupati SBD Nonaktifkan Bendahara Dinas Pendidikan Buntut Honor Para Pejabat Nyaris Dikorupsi

Tambolaka, Ina Ama.com – Wajah Dinas Pendidikan di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kembali jadi sorotan publik, lantaran aroma dugaan korupsi mencuat ke permukaan.

Hal ini terendus seusai Bupati SBD Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Jumat (13/3/2026).

Konsekuensinya, Bendahara Dinas P & K SBD berinisial AY terpaksa dinonaktifkan karena ketahuan mencoba menggelapkan honor para pejabat, termasuk honor Bupati dan Wakil Bupati sebagai panitia yang tertera dalam SK kepanitiaan sebuah kegiatan tahun anggaran 2025 dengan total dana mencapai Rp 500 juta.

Bupati SBD, Ratu Wulla mengatakan bahwa kasus dugaan korupsi terebut terungkap ketika ia memeriksa honor yang masuk ke rekeningnya. Padahal, Ratu Wulla mengaku banyak menandatangani SK kegiatan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan SBD tahun 2025.

Ironisnya, honornya tidak pernah masuk ke rekeningnya. Mengetahui hal itu, Ratu Wulla meminta kepala dinas tersebut untuk melakukan penelusuran lebih komprehensif.

Hasilnya, AY diketahui telah mengembalikan uang tersebut sebesar Rp 450 juta. Namun, menurut politisi NasDem ini, bukan berarti persoalan sudah selesai.

“Sebagai bupati, saya memerintahkan inspektorat untuk melakukan pemeriksaan terhadap bendahara Dinas Pendidikan untuk mengungkap modus operandi yang dimainkannya. Apakah dilakukan sendiri atau bersama lainya, salah satunya dengan memeriksa aliran dana saat transaksi berlangsung. Dengan demikian semua yang diduga terlibat harus diperiksa untuk membuat persoalan itu terang benderang,” tegasnya.***

Berita Terkait